Sinopsis Sword Art Online (SAO) season 2, Phantom Bullet Arc

Sinopsis Sword Art Online (SAO) season 2, Phantom Bullet Arc

Sinopsis Sword Art Online (SAO) season 2, Phantom Bullet Arc

Sudah dikonfirmasikan bahwa Sword Art Online season 2 bakal ditayangkan terhadap th. 2014 ini bersama titel ” Phantom Bullet Arc”. Karena ini diangkat dari light Novel, maka urutan ceritanya diperkirakan tidak bakal jauh-jauh dari light novel-nya. Dan selanjutnya ini adalah Sinopsis Sword Art Online season 2, Phantom Bullet Arc, sesuai bersama urutan cerita light novel :

Sinon merupakan seorang gadis yang mahir di dalam permainan VRMMO, khususnya di dalam permainan yang disebut Gun Gale Online (GGO) danALfheim Online (ALO). Di di dalam ALO, Sinon berperan sebagai karaktek pemanah Cait Sith yang memakai sebuah panah yang dibikin olehLisbeth. Dia adalah pemanah yang handal yang sanggup memanah obyek bersama tepat terhadap jarak 200 m, padahal normalnya jarak panah maksimal cuma 100 m.

Di di dalam GGO, dia dijuluki Hecate, sesuai bersama nama senjata yang digunakannya PGM Ultima Ratio Hecate II, sebuah senjata kaliber 50 yang langka. Sinon bermain GGO untuk menangani trauma era kecilnya bakal senjata api, di mana dia dulu menembak mati penjahat yang merampok sebuah kantor pos pas masih kecil untuk melindungi ibunya.

Di di dalam GGO Sinon merupakan tidak benar satu anggota player pemburu yang dipimpin oleh Dyne. Suatu hari kelompok mereka bertarung bersama kelompok player pembunuh yang dikenal bersama nama Behemoth. Hanya Sinon salah satu yang sanggup bertahan dari grupnya.

Beberapa hari kemudian, Sinon bersua bersama Kirito. Dia pikir Kirito itu adalah seorang gadis, supaya Sinon menawarkan dukungan kepada Kirito. Setelah mendukung Kirito belanja perlengkapan di dalam game tersebut, keduanya ikut mendaftar di dalam sebuah turnamen yang disebut “Bullet of Bullets”.

Ketika memasuki area rubah untuk menyiapkan peralatan pertempuran, Kirito yang tanpa sengaja melihat Sinon di dalam busana dalamnya, menegaskan Sinon jikalau dirinya adalah seorang laki-laki bersama menunjukkan ID Card-nya.

Mengetahui bahwa Kirito sangat seorang laki-laki, Sinon pun menamparnya. Karena mulai dibohongi oleh Kirito, Sinon pun menyuruh Kirito berjanji kepadanya supaya tetap bertahan hingga Semifinal supaya dia sanggup mengalahkan Kirito di dalam pertarungan di Turnamen tersebut.

Akhirnya keduanya pun bersua di pertandingan semifinal. Namun ketika keduanya bersua di dalam pertandingan, Kirito tidak rela lakukan perlawanan terhadap Sinon meski sebagian kali Sinon udah menembaknya. Sinon pun marah dan menemui Kirito untuk menenyakan alasannya.

Setelah bersaing argumen sebagian lama, akhirnya mereka lakukan sebuah kesepakatan. Keduanya melempar peluru ke udara, menanti peluru selanjutnya jatuh ke tanah lalu saling menembak. Saat peluru hingga di tanah, Sinon langsung menembakkan pelurunya, tetapi sebelum peluru selanjutnya hingga mengenai tubuh Kirito, Kirito membelah peluru selanjutnya menjadi 2 bersama pedangnya, dan menyuruh Sinon untuk menyerah dikarenakan Kirito tidak rela melawan wanita.

Tiga setengahnya sebelum Final dimulai, di dunia nyata dia menemui temannya yang bernama Shinkawa Kyouji dan menceritakan kejengkelannya bersama karakter yang bernama Kirito. Setelah itu, dia lagi ke rumah dan Log in ke GGO sebagian pas sebelum pertandingan Final BoB dimulai.

Disana dia bersua bersama Spiegel, avatar punya Kyouji di dalam GGO yang menyetakan perasaannya kepada Sinon. Namun Sinon menyebutkan dirinya inginkan fokus dulu di dalam pertandingan final. Lalu tanpa sengaja Sinon bersua lagi bersama Kirito pas bakal lakukan daftar lagi peserta babak Final. Sinon pun memberitahu Kirito bagaimana ketentuan di babak final, serta bagaimana ketigapuluh peserta bakal berpartisipasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *