Sinopsis Anime Honzuki nomer Gekokujou (Ascendance of a Bookworm)

Sinopsis Anime Honzuki nomer Gekokujou (Ascendance of a Bookworm)

Sinopsis Anime Honzuki nomer Gekokujou (Ascendance of a Bookworm)

Sinopsis
Urano Motosu adalah seorang kutu buku. Sebagai seorang kutu buku, dia pasti saja amat mencintai buku. Semua style buku dia lahap. Entah itu buku sastra, kimia, psikologi, fisika, ekonomi, atau pun biologi. Semuanya dia baca. Selama itu buku, apa pun jenisnya akan dia baca sampai tuntas.

Baginya, tak tersedia perihal lain di dunia ini yang lebih menyenangkan berasal dari membaca buku. Buku adalah segala-galanya untuk Urano. Buku sudah bagaikan jantung dan sudah menjadi anggota yang tak terpisahkan berasal dari hidupnya. Dia tidak sanggup membayangkan dunia tanpa ada buku. Oleh gara-gara kecintaannya itu, Urano bercita-cita menjadi seorang pustakawan. Dengan menjadi pustakawan, dia sanggup menghabiskan seluruh waktunya bersama buku.

Namun seluruh itu sebatas sebatas angan. Urano meraih ajalnya sebelum akan sempat menjadi seorang pustakawan.

Dia berpikir bahwa seluruhnya sudah berakhir, yang tersisa sebatas kehampaan abadi.

Tiba-tiba, suatu keajaiban terjadi. Urano terbangun, dia sanggup membuka matanya lagi. Dia ulang melihat dunia.

Namun tersedia yang aneh. Jiwanya berada didalam tubuh anak kecil yang lemah. Dia coba untuk duduk dan melacak menyadari apa yang terjadi. Tapi apa daya, tubuhnya jadi berat sekali. Untuk sebatas duduk pun rasanya setengah mati. Ia akhirnya cuma berbaring sambil berpikir keras mengenai keanehan yang terjadi.

Seorang wanita sesudah itu masuk ke didalam kamar daerah Urano berbaring. Wajah wanita itu terlihat asing tapi familiar. Wanita itu bicara didalam bhs yang tak dipahami oleh Urano. Dia cuma sanggup memperhatikannya tanpa menyadari bagaimana mesti merespon. Tak lama kemudian, Urano merasakan pusing yang tak tertahankan. Ia akhirnya tertidur.

Urano membuka matanya. Ini kali ke dua Ia terbangun di daerah asing ini didalam bentuk anak kecil, entah apa yang sesungguhnya terjadi. Wanita tadi ulang masuk. Tapi kali ini, secara ajaib, Urano menyadari apa yang dikatakan oleh wanita itu.

Urano termasuk jadi mengingat perihal lain. Namun ingatan itu bukanlah miliknya. Ingatan itu adalah milik gadis kecil bernama Maine. Seolah jiwa dirinya dan Maine secara ajaib berhimpun menjadi satu jiwa.

Dia selagi ini berada didalam tubuh Maine. Seorang gadis kecil berusia lima tahun. Maine tinggal bersama bersama keluarganya. Wanita sebelumnya itu rupanya adalah Ibu Maine.

Walaupun sudah terlahir ulang didalam tubuh baru sebagai Maine. Namun kecintaannya pada buku tetap sama, tidak beralih sedikit pun. Hal pertama yang ditanyakan oleh Urano sebagai Maine adalah buku. Dia berharap sebuah buku untuk dibaca.

Ibu Maine kelihatan kebingunan. Dia jadi balik bertanya, “apa itu buku?”.

Urano pun heran dan akhirnya menyadari sesuatu. Ya, dunia baru ini tidak mengenal buku. Peradaban dunia Maine rupanya lumayan tertinggal dan belum mengenal buku. Bahkan yang sanggup baca tulis pun cuma segelintir orang.

Bayangkan, seorang maniak buku yang didalam kehidupan sebelumnya mendedikasikan seluruh hidupnya demi membaca buku, jadi terlahir ulang pada suatu dunia yang tidak mengenal benda bernama buku.

Walaupun demikian, Dia tidak kecewa. Jika tidak tersedia buku yang sanggup dibaca, maka dia akan membuatnya. Dengan tubuh mungilnya sebagai Maine, Dia memutuskan untuk menciptakan buku. Dia akan melaksanakan seluruh nya demi meraih impiannya itu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *