Sinopsis Anime Arte

Sinopsis Anime Arte

Sinopsis Anime Arte

Sinopsis
Di kota Florance, Italia terhadap abad ke-16 yang merupakan masa renaisans, hiduplah seorang putri bangsawan bernama Arte. Era renaisans adalah masa peralihan dari abad pertengahan menuju peradaban modern. Pada masa ini berlangsung perkembangan vital terhadap pengetahuan pengetahuan dan dunia seni.

Era ini merupakan masa kejayaan karya seni. Karya seni menjadi sangat diperhatikan terhadap masa ini. Banyak seniman besar yang lahir terhadap masa ini.

Sebagai bangsawan, sejak kecil seluruh keperluan Arte senantiasa dipenuhi oleh orang tuanya. Terutama oleh ayahnya. Ayahnya senantiasa memberi tambahan yang terbaik bagi Arte. Dia tak banyak menuntut dan senantiasa mementingkan kebahagiaan anaknya.

Ayahnya lah yang mengenalkan Arte bersama dengan dunia melukis. Ayahnya bahkan sampai mendatangkan guru untuk mengajari Arte melukis.

Arte ternyata sangat menyukai aktivitas ini. Setiap ada kesempatan, dia dapat menghabiskan waktunya untuk melukis. Arte senantiasa suka sementara melukis, dia senantiasa tersenyum lebar sementara menggoreskan kuasnya. Hal itulah yang memicu ayahnya terus memfasilitasi aktivitas melukis Arte.

Walaupun sempat ditentang oleh ibunya, tetapi bapak Arte senantiasa mendukungnya untuk melukis.

Namun sebulan yang lalu, Ayah Arte meninggal dunia. Sejak sementara itu, ibunya yang telah sejak awal tak setuju bersama dengan aktivitas melukis Arte, merasa menentangnya. Ibunya bahkan membakar sketsa-sketsa gambar yang telah Arte buat.

Ibunya inginkan supaya Arte merasa menghentikan aktivitas melukisnya dan fokus mencari suami. Terlebih sepeninggal ayahnya, keluarga mereka tak mempunyai energi tawar besar bagi keluarga bangsawan lain. Agar keluarga mereka bisa senantiasa hidup sejahtera, ibunya inginkan Arte wajib segera mencari suami dari kalangan bangsawan lain.

Tapi Arte tak inginkan perihal itu terjadi. Dia tak inginkan berhenti melukis. Dia tak inginkan menikah jika cuma dapat berakhir menjadi burung di dalam sangkar. Arte lebih menentukan hidup di jalanan daripada wajib berhenti melukis dan hidup dalam kekangan.

Tekadnya telah bulat. Arte memastikan untuk pergi ke kota dan meninggalkan kehidupannya sebagai bangsawan. Dia menentukan untuk hidup sebagai seorang seniman wanita.

Tapi perjalanan yang dapat dilaluinya tak mudah. Terlebih karena dia adalah seorang wanita. Pada masa itu yang bisa menjadi seniman hanya seorang laki-laki. Tak ada tempat bagi wanita.

Tapi Arte tak menyerah, dia terus mengusahakan meraih impiannya untuk menjadi seorang pelukis sungguhan. Mampukan Arte meraih impiannya?

Review Singkat
Awalnya aku agak sangsi sih untuk nonton anime ini karena tampak meragukan dan kurang menarik. Tapi coba tonton aja, mumpung tayang legal di channel youtube Muse Asia.

Tapi ternyata ekspektasi aku salah. Anime ini sangat menarik untuk diikuti. Temanya sangat unik dan baru untuk anime. Temanya menyangkut kesetaraan gender, di mana dalam anime ini, karakter utamanya Arte ada problem menjadi seorang pelukis karena dia adalah seorang wanita. Baru kali ini aku nonton anime yang mengangkat tema ini.

Jika umumnya karakter perempuan dalam anime cuma digunakan sebagai fanservice belaka atau untuk objek eksploitasi unsur echi. Anime ini membalikkan itu semua, anime ini sangat utamakan terhadap perjuangan Arte yang mengusahakan menjadi pelukis wanita, mendobrak norma terhadap masa itu. Jarang-jarang ada anime yang mengangkat tema emansipasi wanita.

Kualitas grafis anime ini terhitung memanjakan mata. Gerakan karakternya sangat mulus. Animasi latarnya terhitung dideskripsikan secara detail dan teliti. Bangunan-bangunan eropa masa abad pertengahan terhitung ditampilkan secara ciamik.

Anime layak banget bikin kamu tonton. Terutama bikin yang suka serupa sejarah dan seni. Mungkin dari anime ini kamu bisa studi mengenai eropa masa renaisans serta pengetahuan seputar dunia seni lukis. Kalo rela dibandingkan bersama dengan anime lain, bisa saja anime Arte serupa bersama dengan Violet Evergarden. Tapi versi yang lebih santai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *