Anime Yang Berdasarkan Novel Terkenal 2020

Anime Yang Berdasarkan Novel Terkenal 2020

Film animasi Jepang senantiasa sukses menyihir penontonnya dengan balutan visual yang menarik. Dari terasa anime klasik sampai film kekinian, sepenuhnya mempunyai type artistik tersendiri. Enggak jarang, cerita di dalamnya termasuk memuat banyak perihal menarik.

Jika umumnya serial anime mengusung cerita adaptasi dari manga, ternyata tersedia juga, lho, film panjang yang terinspirasi dari novel. Bahkan, beberapa karya novel yang diangkat ditulis oleh sastrawan paling baik di Negeri Sakura tersebut. Nah, penasaran film animasi Jepang mana saja yang mempunyai cerita menarik dari adaptasi novel? Simak penuturan KINCIR berikut.

1. Howl’s Moving Castle (2004)
Via Istimewa

Salah satu film paling baik yang dulu dilahirkan oleh Studio Ghibli adalah How’s Moving Castle. Ternyata, anime ini diadaptasi segera dari novel karya penulis asal Inggris, Diana Wynne Jones th. 1986. Sang penulis mengatakan bahwa inspirasi ini mampir dari seorang murid yang dulu memintanya menulis berkenaan “sebuah istana yang bisa berganti tempat”.

Baca Juga
7 Rekomendasi Anime Ecchi yang Bikin Kalian Berfantasi
7 Film Ghibli di Netflix yang Enggak Boleh Terlewatkan
5 Karakter Tikus Paling Ikonis dalam Film dan Serial Animasi
2. Penguin Highway (2018)
Via Istimewa

Pada 2018 lalu, Studio Colorido dulu membawa dampak sebuah film animasi adaptasi dari novel Penguin Highway karya Tomihiko Morimi. Novel ini benar-benar unik sebab menceritakan fiksi ilmiah berbalut fantasi yang cukup absurd. Ceritanya, tersedia fenomena aneh yang berlangsung pas pinguin tiba-tiba nampak di sebuah kota dan sang protagonis Aoyama dihadapkan dengan petualangan aneh.

3. I Want to Eat Your Pancreas (2015)
Via Istimewa

Jika kalian lebih suka film bergenre drama, coba simak anime bertajuk I Want to Eat Your Pancreas. Adaptasi novel karya Yoro Sumino. Sebelumnya, sang penulis merilis tulisannya dalam wujud webseries di situs pembaca cerita online di Jepang. Mendapatkan popularitas yang tinggi, Aniplex pun merilis animasi dari karya Sumino ini. Kalian dapat dibikin kagum dengan balutan soundtrack-nya yang benar-benar bikin trenyuh.

4. I Am A Cat (1982)
Via Istimewa

Salah satu film animasi klasik bertajuk I Am A Cat (1982) diadaptasi dari novel dengan judul serupa karya Natsume Soseki. Sang penulis adalah nama perlu di kesusastraan Jepang lantaran karyanya senantiasa menyediakan kritik sosial. Kali ini, di filmnya kalian bisa memandang sentimentalisme seekor kucing kepada majikan dan orang-orang di sekitarnya dengan balutan komedi dan satire yang menggelitik.

Baca Juga
Inilah 4 Film Anime yang Ikut Seleksi dalam Oscar 2020
5 Karakter Utama di Anime yang Dibikin Tewas
7 Film Animasi Erotis yang Enggak Layak Ditonton Anak-anak
5. Night on the Galactic Railroad (1985)
Via Istimewa

Kenji Miyazawa adalah tidak benar satu penulis perlu di Jepang. Karyanya yang banyak dipublikasikan sebelum saat Perang Dunia mempunyai elemen unik yang mengisahkan beberapa daerah di Jepang. Salah satunya adalah Night on the Galactic Railroad yang menceritakan sebuah jalan unik di Prefektur Iwate. Film animasinya pun sukses memunculkan pembawaan manusia kucing yang tampil benar-benar imut.

6. Arrietty (2010)
Via Istimewa

Satu ulang karya Studio Ghibli yang mengusung adaptasi dari novel, yaitu Arrietty yang rilis pada 2010 silam. Film ini diadaptasi dari novel bertajuk The Borrowers karya Mary Norton. Film ini termasuk menjadi tidak benar satu kerja serupa Ghibli dengan Disney di mana ke-2 studio selanjutnya mempunyai kolaborasi visual yang menarik dalam filmnya yang menceritakan fantasi seorang liliput bernama Arrietty.

7. Human Lost (2019)
Via Istimewa

Kalian bisa memandang tidak benar satu film anime unik dengan type tiga dimensi bertajuk Human Lost. Jadi tidak benar satu anime yang rilis di Netflix, film ini merupakan adaptasi dari novel klasik No Longer Human karya Osamu Dazai. Uniknya, film ini mempunyai nuansa fiksi ilmiah yang cukup kental dan memelintir ceritanya dengan cukup baik dengan cerita novelnya.

***

Berbeda dengan adaptasi manga, cerita di dalam novel mempunyai banyak variasi yang menarik. Enggak berkata soal kepahlawanan, justru cerita di dalamnya bisa memikat lewat elemen narasi yang menarik seperti penokohan serta jalan cerita yang enggak enteng ditebak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *