Anime Baru 2020 Mental Health Menjadi Incaran

Anime Baru 2020 Mental Health Menjadi Incaran

Mental Health atau kesegaran mental merupakan isu yang perlu untuk dibahas. Banyak memproduksi film maupun drama di dunia yang mengangkat isu ini di didalam karyanya, tak kalau didalam dunia anime.

Kesehatan mental termasuk keadaan emosional, psikologis, dan sosial seseorang.

Hal itu sanggup pengaruhi langkah berpikir, merasa, dan bertindak dari orang yang mengalaminya.

Itu sebabnya kesegaran mental perlu di tiap-tiap bagian kehidupan, dari jaman kanak-kanak dan remaja hingga dewasa.

Banyak anime yang baik secara eksplisit ataupun implisit membicarakan mengenai isu ini di didalam ceritanya.

Oleh gara-gara itu, KabarLumajang.com menyarankan beberapa anime yang mengangkat tema mental health yang dirangkum bermacam sumber.

Baca Juga: Jokowi Dapat Usul untuk Copot Menteri Berinisial P dari Jabatannya, Prabowo atau Pratikno?

1. Orange
Orange atau Orenji didalam ejaan Jepang merupakan anime bergenre fantasi dunia paralel.

Anime ini bercerita mengenai Naho Takamiya yang terima surat aneh pada suatu pagi sebelum berangkat sekolah.

Surat tersebut bertuliskan dari dirinya sendiri di jaman depan, tepatnya 10 th. ke depan.

Awalnya, Naho skeptis dengan surat tersebut.

Namun, sehabis beberapa moment yang ditulis didalam surat tersebut benar-benar terjadi, Naho kelanjutannya percaya bahwa surat tersebut memang berasal dari dirinya yang berusia 26 tahun.

Dalam surat tersebut, Naho di jaman depan memintanya untuk mengawasi anak yang akan pindah ke kelasnya bernama Nuruse Kakeru.

Naho dengan Suwa dan teman-temannya yang lain lantas mendekati Kakeru yang pemalu.

Pertemanan mereka jadi dekat hingga selagi mereka paham di balik sosoknya pemuda itu, ternyata ia menaruh luka yang benar-benar mendalam.

Anime ini dibikin film versi live action pada 2015 lalu.

Dibintangi oleh Yamazaki Kento, Tao Tsuchiya, Ryo Ryusei, dan bintang muda lainnya.
2. Koe nomor Katachi

Shouya Ishida tenar sebagai anak yang bandel di sekolahnya.

Anak yang tetap duduk di sekolah dasar ini mengusahakan untuk mengalahkan kebosanan dengan langkah yang paling kejam, yaitu bullying.

Ketika Shouko Nishimiya, gadis tuli yang pindah ke kelasnya, Shouya dan seluruh kelasnya tanpa berpikir panjang menjahili gadis itu untuk bersenang-senang.

Namun, disaat ibu gadis itu melapor ke sekolah, Shouya dikucilkan dan disalahkan atas seluruh yang ia melakukan padanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *