5 Karakter Anime Yang Tetap Ceria Meskipun Punya Masa Lalu Yang Tragis

5 Karakter Anime Yang Tetap Ceria Meskipun Punya Masa Lalu Yang Tragis – Beberapa orang mungkin merasa sulit untuk tersenyum pada saat-saat tersulit. Pada saat yang sama, beberapa orang masih bisa tersenyum untuk menyembunyikan rasa sakitnya. Artinya tersenyum bukan berarti semuanya baik-baik saja.

5 Karakter Anime Yang Tetap Ceria Meskipun Punya Masa Lalu Yang Tragis

Ini juga berlaku untuk karakter anime. Meski mereka terlihat selalu bahagia, kehidupan sebenarnya dari kelima karakter berikut ini mungkin jauh lebih sulit daripada orang biasa. Penasaran dengan karakternya? Simak ulasannya di bawah ini.

1. Kaworu Nagisa (Neon Genesis Evangelion)

Setelah SEELE memutuskan bahwa Asuka tidak berguna, Kaworu dikirim ke NERV dan memulai pertemanan dengan Shinji. Sejak saat itu, Kaworu langsung menjadi salah satu karakter yang sangat disukai oleh para penggemar Neon Genesis Evangelion karena kepribadiannya yang selalu ceria.

Meski begitu, Kaworu sebenarnya sangat menderita sehingga dia ingin menghancurkan dunia. Kaworu mungkin lebih emosional daripada Rei, tapi ini tetap tidak bisa menghilangkan fakta bahwa Kaoru ingin melihat dunia hancur secara langsung di hadapannya.

2. Rika Furude (Higurashi: When They Cry)

Sekilas, Rika Furude memang terlihat seperti gadis yang imut. Meski begitu, Rika sebenarnya lebih tua dari penampilannya. Di balik senyum manisnya, Rika mengalami takdir yang mengerikan.

Rika terperangkap dalam siklus waktu, dan dia harus merasakan sakit kematian berkali-kali. Takutnya lagi, Rika selalu mati dengan cara yang menyedihkan. Satu-satunya hal yang dia inginkan adalah menyingkirkan nasib malang itu.

3. Naruto Uzumaki (Naruto)

Naruto disebut anak nakal dan sering menimbulkan kekacauan. Meskipun perilaku Naruto sering kali merugikan orang lain, Naruto tampaknya bersenang-senang dengan semua yang dia lakukan. Meski begitu, Naruto sebenarnya hanya mencari perhatian karena ia kesepian.

Naruto tumbuh sebagai yatim piatu di Konohagakure (sebuah desa), dan semua orang mengasingkannya karena mengkhawatirkan kekuatan di tubuh Bijuu. Meskipun dia tidak pernah benar-benar ingin menjadi seorang Jinchuriki, Naruto tetap membencinya.

4. Misa Amane (Death Note)

Terlepas dari pekerjaannya sebagai model, Misa Amane selalu terlihat ceria di depan dan belakang kamera. Namun, terlepas dari kepribadiannya yang ceria, Misha justru trauma karena masa lalunya yang tragis.

Keluarga Misa terbunuh di depannya. Lebih buruk lagi, si pembunuh tidak akan pernah menerima hukuman yang layak diterimanya. Ketika Kira membunuh penjahat, Misa mulai memainkan Kira kedua dan tangan kanan Kira untuk mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Kira.

5. Sanae Furukawa (Clannad)

Perjuangan Sanae sebagai seorang ibu patut dipuji. Sanae selalu hadir setiap kali putranya, Isa, dalam kesulitan. Sanae pun mengorbankan segalanya agar bisa terus merawat putranya yang sakit parah.

Dalam After Story, Sanae mengalami kerusakan besar setelah kehilangan putri satu-satunya. Meski masih sedih, Sanae tetap ikhlas merawat Ushio, anak Nagisa. Di saat yang sama, ayah Ushio, Tomoya, mengalami depresi dan ketergantungan pada alkohol. Setelah semua kesulitan, Sanae masih bisa menyembunyikan lukanya dengan senyuman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *